Posted by: kelukman on: Januari 14, 2008
Kalau ingin percaya bahwa Indonesia itu indah atau buruk namun tinggalnya di luar negara Indonesia maka jangan hanya dengan melihat gambar yang bertuliskan Indonesia, karena bisa jadi gambar itu sebuah kebohongan yang dengan mudahnya orang melabelkan “Indonesia” dan jangan pula hanya dari sekedar mimpi di kala tidur lalu mengatakan, “O… begitu toh Indonesia!”. Datanglah langsung ke Indonesia, atau minimal tanya langsung ke orang yang memang benar-benar pernah tinggal di Indonesia. Bila perlu, bahkan harus, tinggal di Indonesia, pelajari sejarah Indonesia, lalu berkenalan dengan orang Indonesia, sehingga kita bisa benar-benar tahu “apa itu Indonesia yang sesungguhnya?”. Oleh karenanya, saya mengatakan, “Segala puji bagi Allah yang telah menciptakan Indonesia dengan begitu indahnya!”
Sepenggal cerita di atas merupakan salah satu bentuk skala kecil atau luas dalam menilai sesuatu yang kita belum mengenalnya. Oleh karenanya, dirasa sangat tidak bijak jika kita menilai orang-orang yang menyandarkan dirinya dengan kata “Assalafiy” dan kita menilai dia itu salafiy. Padahal, boleh jadi hal itu hanya label yang dengan mudahnya ia sandang. Dan akhirnya, kesalahan fatal keluar dari cara penilaian kita terhadapnya. Dikarenakan, terlalu banyaknya orang yang mengaku-ngaku salafiy. Namun, benarkah salafiy seperti itu, yang suka mengkafir-kafirkan?
Berikut penjelasannya tentang 10 Jenis orang yang sudah diKAFIRkan oleh orang-orang Salafiy
Ada jenis-jenis orang yang karena perbuatannya memang diKAFIRkan oleh orang-orang salafiy. Yakni 10 di antaranya adalah:
Oleh: Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab Al Washobi
Catatan: Pemilihan kalimat sedikit diubah pada hal-hal yang tidak merubah kandungannya -insya Allah-
1. KAFIR Yahudi, Nasrani dan orang-orang musyrik
Dalilnya:
“Sesungguhnya orang-orang KAFIR, yakni ahli kitab dan orang-orang musyrik (akan masuk) ke Neraka Jahannam, mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk.” (Al-Bayyinah:6)
Dan yang dimaksud ahli kitab adalah YAHUDI dan NASRANI, sedangkan yang dimaksud orang-orang musyrik adalah orang-orang yang menyembah Allah namun menyembah sesembahan yang lain.
“Sesungguhnya telah KAFIRlah orang-orang yang berkata, “Sesungguhnya Allah itu ialah Al Masih putera Maryam”….(Al Maidah:17)
“Sesungguhnya telah KAFIRlah orang-orang yang berkata, “Bahwasanya Allah salah satu dari yang tiga”. Padahal, sekali-kali tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) Selain Tuhan yang Esa. (Al Maidah:73)
“Seungguhnya Allah tidak mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendakiNya”. (An Nisa:48)
2. KAFIR orang yang murtad dari Islam. -na’udzubillah-
Orang yang murtad dari Islam, entah itu berpindah ke Yahudi, Nasrani (Kristen), Majusi, Komunisme, Ba’tsi, yang menganut paham sekuler, dan faham-faham kufur lainnya.
Dalilnya:
“Mereka tidak henti-hentinya memerangi kamu sampai mereka (dapat) mengembalikan kamu dari agamamu (kepada kekafiran), seandainya mereka sanggup. Barang siapa yang MURTAD di antara kamu dari agamanya (yakni Islam), lalu dia mati dalam keKAFIRan, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan di akhirat…” (Al Baqarah:217)
“…Barangsiapa yang KAFIR sesudah beriman, maka hapuslah amalannya…” (Al Maidah:5)
Dari Ibnu Abbas berkata, “Nabi -shollallohu ‘alaihi wa sallam- bersabda, “Barangsiapa yang mengubah agamanya (dari Islam ke lainnya), maka bunuhlah dia!” (HR. Bukhori)
3. KAFIRlah orang-orang yang tidak menganggap KAFIR orang yang jelas-jelas KAFIR.
Yaitu tidak menganggap KAFIR kepada Yahudi, Nasrani (Kristen/Katolik), Majusi, Musyrik, Atheis atau lainnya dari jenis bentuk keKAFIRan. Atau bahakan sekedar meragukan keKAFIRan mereka. Karena yang demikian ia tidak mempercayai atau KAFIR terhadap ayat-ayat Allah yang telah jelas mengKAFIRkan mereka. Karena hal yang demikian, sama saja membenarkan keKAFIRan mereka.
4. KAFIRlah yang mengatakan, “Hukum selain Kitabullah adalah lebih baik”, “Undang-undang yang dibuat manusia lebih utama dari Syariat Islam”, dan yang semisalnya. Atau menganggap Islam itu hanya sebatas hubungan antara hamba dengan Tuhannya tidak mencakup perkara-perkara lainnya.
Dalilnya:
“Apakah hukum jahiliyyah yang mereka kehendaki?, dan hukum siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin?” (Al Maidah:50)
“…Barang siapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itulah orang-orang KAFIR“. (Al Maidah:44)
“Maka demi Tuhanmu! Mereka (pada hakikatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan… (An Nisa:65)
5. KAFIRlah orang-orang yang membenci apa-apa yang diturunkan oleh Allah. Baik itu Kitabullah maupun Sunnah rosulNya. Baik itu orang-orang yang tidak mengamalkan dan di hatinya membenci. Ataupun yang membenci meski mengamalkan.
Dalilnya:
“Dan orang-orang yang KAFIR maka kecelakaanlah bagi mereka dan Allah menghapus amal-amal mereka. Yang demikian itu adalah karena sesungguhnya mereka benci kepada apa yang diturunkan Allah, lalu Allah menghapus amal-amal mereka”. (Muhammad:8-9)
“Sesunguhnya orang-orang yang kembali ke belakang (kepada kekafiran) sesudah petunjuk itu jelas bagi mereka, syaithan telah menjadikan mereka mudah (berbuat dosa) dan memanjangkan angan-angan mereka. Yang demikian itu, karena sesungguhnya mereka (orang-orang munafik) berkata kepada orang-orang yang benci kepada apa yang diturunkan Allah (Yahudi), “Kami akan mematuhi kamu dalam beberapa urusan”, sedangkan Allah mengetahui rahasia mereka. “Muhammad:25-28)
Apakah kita termasuk di dalamnya? Atau mungkin di poin-poin yang berikutnya? Waspadalah-waspadalah!
Istirahat sejenak sambil belajar dan memahami ayat-ayat Alqur’an dan Hadits-hadits dari Nabi, tentunya kepada para ‘ulama.
Ya dari dalil dunk,,, dari Al Qur’an wa Shunnah dengan pemahaman Shalafus sholeh,, Kebenaran hanya dari situ asalnya,, gak da yang laen lagi,, oc,,!!
emang anda tahu apa itu kafir?
mengapa orang salafi wahabi selalu memahami ayat2 alquran hanya berdasarkan lafad saja (harfiah)?apakah klau anda sholat mengahadap allah,trus pikiran anda ngeluyur memandang obyek lain selain alloh itu nggak kafir?itu kafir bung,,,jangan sok tauhid deh?cerna dan pahami dulu isi alquran dan hadits secara hakekat ,,masalah ketuhanan aja anda belum bisa ,udah nuduh2 kafir pada faham lain…
@halili :……..apakah klau anda sholat mengahadap allah,trus pikiran anda ngeluyur memandang obyek lain selain alloh itu nggak kafir?itu kafir bung,,,
@thesystemseeker : dasarnya mana hayo????kalo ngarang2 dijewer pak guru lho…..
indonesia memang negeri yg indah!! tetapi sayang MINHAJUL HAYYAH/PANDANGAN HIDUP yg digunakan adalah PANCASILA!! sama seperti poin 2 dari tulisan antum diatas, apabila sepakat dg sistem ini……..KEKAFIRAN tidak akan terelakkan lagi!!!! berjuta umat muslim dinegeri ini telah DIKAFIRKAN TANPA SADAR!!!!!!!!!!!!!!!
tidak ada masalah dengn penjelasan di atas dan memang untuk poin 1-4, kekafiran sangat jelas terhadap apa yang telah Allah turunkan, yaitu Islam. sedang untuk poin 5, jika memang itu dilakukan secara terang terangan, maka itu kafir, tapi jika tersembunyi jd munafik. kalo membantah mesti ilmiah, jgn karena nafsu….wallahu’alam
salafi mudah mengkafirkan karena itu memang manhaj mereka. mereka ndak usah terlalu dibahas. itu justru akan membesarkan mereka. biarkan mereka mati dengan pemikiran mereka yang aneh, nanti semoga di alm kubur mereka tidak ketemu yang aneh-aneh
1 | berbagiberita
Januari 16, 2008 pada 8:25 am
dr mn Anda bisa tahu kl mereka itu scr pst adlh KAFIR???????
lagipula, mrk myakini ats dsr keyakinan mrk, sm sprti Anda!!!!
dan bg mrkpun(yg cara bpikirnya sm sprt Anda)mnilai Anda KAFIR.