<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Ayat-ayat Setan berkedok Ayat-ayat Cinta</title>
	<atom:link href="http://ruanghakim.wordpress.com/2008/01/21/ayat-ayat-setan-berkedok-ayat-ayat-cinta/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ruanghakim.wordpress.com/2008/01/21/ayat-ayat-setan-berkedok-ayat-ayat-cinta/</link>
	<description>situs ahlussunnah wal jama'ah</description>
	<lastBuildDate>Wed, 04 Nov 2009 13:45:03 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: Sumardiyono</title>
		<link>http://ruanghakim.wordpress.com/2008/01/21/ayat-ayat-setan-berkedok-ayat-ayat-cinta/#comment-662</link>
		<dc:creator>Sumardiyono</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 May 2009 08:46:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ruanghakim.wordpress.com/2008/01/21/ayat-ayat-setan-berkedok-ayat-ayat-cinta/#comment-662</guid>
		<description>Mohon berhusnuzhonlah kepada sutradara film ayat-ayat cinta. Kemunduran Islam adalah disebabkan oleh kepicikan kita dalam memandang suatu permasalahan yang berkaitan denga agama. Islam sampai ke Jawa  karena dakwah para wali dengan menggunakan metode bil hikmah. Kalau Islam disampaikan secara frontal banyak orang Islam yang akan lari.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mohon berhusnuzhonlah kepada sutradara film ayat-ayat cinta. Kemunduran Islam adalah disebabkan oleh kepicikan kita dalam memandang suatu permasalahan yang berkaitan denga agama. Islam sampai ke Jawa  karena dakwah para wali dengan menggunakan metode bil hikmah. Kalau Islam disampaikan secara frontal banyak orang Islam yang akan lari.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ovick</title>
		<link>http://ruanghakim.wordpress.com/2008/01/21/ayat-ayat-setan-berkedok-ayat-ayat-cinta/#comment-620</link>
		<dc:creator>ovick</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Oct 2008 12:51:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ruanghakim.wordpress.com/2008/01/21/ayat-ayat-setan-berkedok-ayat-ayat-cinta/#comment-620</guid>
		<description>pa yai 




pacaran boleh ga??????</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pa yai </p>
<p>pacaran boleh ga??????</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ovick</title>
		<link>http://ruanghakim.wordpress.com/2008/01/21/ayat-ayat-setan-berkedok-ayat-ayat-cinta/#comment-619</link>
		<dc:creator>ovick</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Oct 2008 12:49:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ruanghakim.wordpress.com/2008/01/21/ayat-ayat-setan-berkedok-ayat-ayat-cinta/#comment-619</guid>
		<description>mekummmmmm.......


kumaha damang?????</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mekummmmmm&#8230;&#8230;.</p>
<p>kumaha damang?????</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ondhon</title>
		<link>http://ruanghakim.wordpress.com/2008/01/21/ayat-ayat-setan-berkedok-ayat-ayat-cinta/#comment-618</link>
		<dc:creator>ondhon</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Oct 2008 02:23:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ruanghakim.wordpress.com/2008/01/21/ayat-ayat-setan-berkedok-ayat-ayat-cinta/#comment-618</guid>
		<description>Assalamu &#039;alaikum wr.wb.
Mari kita instropeksi diri, apa yang diperdebatkan masing2 semuanya benar. Yang salah adalah cara fikir kita yang selalu dengan dasar prasangka buruk. Mari kita rubah pola pikir kita menjadi pola pikir dengan dasar prasangka baik. Jadikan hidup kita selalu membuat nilai. hanya dengan dasar pikiran, perasaan, keinginan, dan tindakan yang baik kita dapat membuat nilai yang baik. Jangan merasa lebih baik dari pada orang lain (meremehkannya) karena hal itu anda lebih biadap dari pada IBLIS. Ketahuilah bahwah iblis dilaknat  tak terampuni hanya karena takabur, merasa lebih baik dari yang lain. Kita harus memiliki PRINSIP / TUJUAN yang kuat, yang tak dapat tergoyahkan,sehingga tercapai sesuai harapan. Namun cara /METODE kita dalam penyampaian haruslah luwes, tidak kaku, tidak begini-begini saja, atau tidak begitu-begitu saja. Karena kita diberikan Otak untuk berfikir, Hati untuk merasakan, Keinginan untuk lebih maju, dan Tindakan untuk melaksanakannya. Suatu cara bertujuan untuk mendekatkan diri atau orang lain kepada sang Penciptanya adalah sangat diutamakan. Jangan sering saling  berperdebatan, karena hal itu dapat menimbulakan kealpaan.    Dari setiap benda, kejadian, dsb. semuanya mengandung hikmah. Petiklah didalamnya. Wasalamuala&#039;ikum  wr.wb.

http://ondhon.wordpress.com</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu &#8216;alaikum wr.wb.<br />
Mari kita instropeksi diri, apa yang diperdebatkan masing2 semuanya benar. Yang salah adalah cara fikir kita yang selalu dengan dasar prasangka buruk. Mari kita rubah pola pikir kita menjadi pola pikir dengan dasar prasangka baik. Jadikan hidup kita selalu membuat nilai. hanya dengan dasar pikiran, perasaan, keinginan, dan tindakan yang baik kita dapat membuat nilai yang baik. Jangan merasa lebih baik dari pada orang lain (meremehkannya) karena hal itu anda lebih biadap dari pada IBLIS. Ketahuilah bahwah iblis dilaknat  tak terampuni hanya karena takabur, merasa lebih baik dari yang lain. Kita harus memiliki PRINSIP / TUJUAN yang kuat, yang tak dapat tergoyahkan,sehingga tercapai sesuai harapan. Namun cara /METODE kita dalam penyampaian haruslah luwes, tidak kaku, tidak begini-begini saja, atau tidak begitu-begitu saja. Karena kita diberikan Otak untuk berfikir, Hati untuk merasakan, Keinginan untuk lebih maju, dan Tindakan untuk melaksanakannya. Suatu cara bertujuan untuk mendekatkan diri atau orang lain kepada sang Penciptanya adalah sangat diutamakan. Jangan sering saling  berperdebatan, karena hal itu dapat menimbulakan kealpaan.    Dari setiap benda, kejadian, dsb. semuanya mengandung hikmah. Petiklah didalamnya. Wasalamuala&#8217;ikum  wr.wb.</p>
<p><a href="http://ondhon.wordpress.com" rel="nofollow">http://ondhon.wordpress.com</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ita</title>
		<link>http://ruanghakim.wordpress.com/2008/01/21/ayat-ayat-setan-berkedok-ayat-ayat-cinta/#comment-599</link>
		<dc:creator>ita</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Jul 2008 05:33:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ruanghakim.wordpress.com/2008/01/21/ayat-ayat-setan-berkedok-ayat-ayat-cinta/#comment-599</guid>
		<description>assalamua&#039;laikum warohmatullahi,

Akhi..menurut ana berpalinglah dari org-org bodoh yang bnyk qiyas,mereka hny beracuan,&quot;tujuan menghalalkan segala cara.&quot;...maklum mendulang suara dipemilu....&quot;yg penting kan, niatnya!&quot; begitulah statement mereka....
sudah buang2 waktu aja ....mending kasih tahu aja ke mereka;&quot;apakh para sahabat bersandiwara dlm menyampaikan dakwahnya?&quot;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamua&#8217;laikum warohmatullahi,</p>
<p>Akhi..menurut ana berpalinglah dari org-org bodoh yang bnyk qiyas,mereka hny beracuan,&#8221;tujuan menghalalkan segala cara.&#8221;&#8230;maklum mendulang suara dipemilu&#8230;.&#8221;yg penting kan, niatnya!&#8221; begitulah statement mereka&#8230;.<br />
sudah buang2 waktu aja &#8230;.mending kasih tahu aja ke mereka;&#8221;apakh para sahabat bersandiwara dlm menyampaikan dakwahnya?&#8221;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: LavYuBeib</title>
		<link>http://ruanghakim.wordpress.com/2008/01/21/ayat-ayat-setan-berkedok-ayat-ayat-cinta/#comment-588</link>
		<dc:creator>LavYuBeib</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Jun 2008 01:05:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ruanghakim.wordpress.com/2008/01/21/ayat-ayat-setan-berkedok-ayat-ayat-cinta/#comment-588</guid>
		<description>Tergelitik untuk mengutip pernyataan seorang komentator:

&quot;Enaknya jd bintang film Islami kayak Fedi Nuril.
Ciumin keningnya Carissa Puteri, ngegandeng tangannya Rianty Rhiannon Cartwright, dll. Semua itu seolah2 ‘dibenarkan utk kepentingan ‘dakwah”
Padahal ada hadits yg begini lho bunyinya:
“Ditusuk kepala salah seorang dari kalian dengan jarum besi, itu lebih baik baginya daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya.” (Shahih, HR. Ath Thabrani dalam Al-Mu`jamul Kabir . Lihat Ash Shahihah no. 226)
Tolong beri bukti bahwa Rianty &amp; Carissa halal bwt Fedi!&quot;

Apakah kalian akan membiarkan saudara-saudara kalian (yakni para bintang film) terus melakukan kemaksiatan meskipun dalam aksi &#039;dakwah&#039;-nya?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tergelitik untuk mengutip pernyataan seorang komentator:</p>
<p>&#8220;Enaknya jd bintang film Islami kayak Fedi Nuril.<br />
Ciumin keningnya Carissa Puteri, ngegandeng tangannya Rianty Rhiannon Cartwright, dll. Semua itu seolah2 ‘dibenarkan utk kepentingan ‘dakwah”<br />
Padahal ada hadits yg begini lho bunyinya:<br />
“Ditusuk kepala salah seorang dari kalian dengan jarum besi, itu lebih baik baginya daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya.” (Shahih, HR. Ath Thabrani dalam Al-Mu`jamul Kabir . Lihat Ash Shahihah no. 226)<br />
Tolong beri bukti bahwa Rianty &amp; Carissa halal bwt Fedi!&#8221;</p>
<p>Apakah kalian akan membiarkan saudara-saudara kalian (yakni para bintang film) terus melakukan kemaksiatan meskipun dalam aksi &#8216;dakwah&#8217;-nya?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: LavYuBeib</title>
		<link>http://ruanghakim.wordpress.com/2008/01/21/ayat-ayat-setan-berkedok-ayat-ayat-cinta/#comment-587</link>
		<dc:creator>LavYuBeib</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Jun 2008 00:57:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ruanghakim.wordpress.com/2008/01/21/ayat-ayat-setan-berkedok-ayat-ayat-cinta/#comment-587</guid>
		<description>Beberapa tahun lalu bagi gw, karya-karyanya Mbak Helvy Tiana Rosa &amp; Mbak Asma Nadia memberi peran besar bagi perkembangan pemikiran gw ttg Islam, meskipun kebanyakan ceritanya berkisar ttg ABG (yg aktif ROHIS/LDK/ta&#039;lim).

Adapun di masa sekarang setelah gw aktif ta&#039;lim, gw pernah mencoba baca novel AAC. Tp koq bagi gw, novelnya kesannya biasa2 aja. Nothing special. Dan akhirnya gw ngerti kalo bacaan kayak gini udah gak nyangkut lg di pikiran gw. Gw kayaknya udah beda, bukan anak kecil lagi yg mw dibacain dongeng sebelum tidur.

Bagi gw perdebatan kayak gini cuma ibarat pertengkaran anak kecil sama orang dewasa yg sama-sama gak mw ngalah aja. Yg anak kecil meskipun udah beranjak gede mwnya jd anak kecil terus, dinasehatin gak mw. Dan yg dewasa maksa2 yg kecil mesti ikutan dewasa.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa tahun lalu bagi gw, karya-karyanya Mbak Helvy Tiana Rosa &amp; Mbak Asma Nadia memberi peran besar bagi perkembangan pemikiran gw ttg Islam, meskipun kebanyakan ceritanya berkisar ttg ABG (yg aktif ROHIS/LDK/ta&#8217;lim).</p>
<p>Adapun di masa sekarang setelah gw aktif ta&#8217;lim, gw pernah mencoba baca novel AAC. Tp koq bagi gw, novelnya kesannya biasa2 aja. Nothing special. Dan akhirnya gw ngerti kalo bacaan kayak gini udah gak nyangkut lg di pikiran gw. Gw kayaknya udah beda, bukan anak kecil lagi yg mw dibacain dongeng sebelum tidur.</p>
<p>Bagi gw perdebatan kayak gini cuma ibarat pertengkaran anak kecil sama orang dewasa yg sama-sama gak mw ngalah aja. Yg anak kecil meskipun udah beranjak gede mwnya jd anak kecil terus, dinasehatin gak mw. Dan yg dewasa maksa2 yg kecil mesti ikutan dewasa.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: LavYuBeib</title>
		<link>http://ruanghakim.wordpress.com/2008/01/21/ayat-ayat-setan-berkedok-ayat-ayat-cinta/#comment-586</link>
		<dc:creator>LavYuBeib</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Jun 2008 00:32:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ruanghakim.wordpress.com/2008/01/21/ayat-ayat-setan-berkedok-ayat-ayat-cinta/#comment-586</guid>
		<description>Hidayah itu datangnya dari Allah, Allah yg menghendaki, bukan karena menonton di bioskop atau membaca novel. Bahkan seorang teolog yang mendalami agama dari kitab suci pun bisa jadi sangat sulit mendapat hidayah. Seorang Fudhail bin &#039;Iyadh memperoleh hidayah ketika melakukan aksinya sebagai garong. Lantas, apakah dengan begitu kita mesti nge-garong dulu supaya dapet hidayah?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hidayah itu datangnya dari Allah, Allah yg menghendaki, bukan karena menonton di bioskop atau membaca novel. Bahkan seorang teolog yang mendalami agama dari kitab suci pun bisa jadi sangat sulit mendapat hidayah. Seorang Fudhail bin &#8216;Iyadh memperoleh hidayah ketika melakukan aksinya sebagai garong. Lantas, apakah dengan begitu kita mesti nge-garong dulu supaya dapet hidayah?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: joesatch yang legendaris</title>
		<link>http://ruanghakim.wordpress.com/2008/01/21/ayat-ayat-setan-berkedok-ayat-ayat-cinta/#comment-584</link>
		<dc:creator>joesatch yang legendaris</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Jun 2008 08:12:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ruanghakim.wordpress.com/2008/01/21/ayat-ayat-setan-berkedok-ayat-ayat-cinta/#comment-584</guid>
		<description>@ Lukman Hakim

saya balik saja, bisa disebutkan kapan Allah mengharamkan film?

kalopun ada prosesnya yg tidak disetujui, yang hendak anda tolak, bukan berarti kalo dlm film tersebut Allah tidak bisa menurunkan hidayah kepada hambanya, kan?

padahal lewat benda yang jelas2 haram aja Allah bisa menurunkan hidayahnya, kok. apalagi lewat barang yg halal-haramnya masih diperdebatkan seperti skrg ini.

ingat cerita tentang pemabuk yang dihardik Umar yang bertobat kemudian tempat khamr-nya yg diperiksa Umar berubah menjadi berisi madu?

@ sunniy

jadi tetap menolak, mas? walopun Allah sudah memberikan hidayahnya, Anda masih tetap menolak tentang hal itu? saya nggak ikut2an deh kalo gitu. saya nggak berani sombong menentukan kalo hidayah Allah tidak bisa didapatkan dari tempat yang menurut Anda adalah tempat maksiat. saya nggak berani ngatur2 Allah itu harus menurunkan hidayahnya di mana.

eh, ya, kalo anda menganggap novel AAC tidak ada ilmunya, maka tanyakan kepekaan Anda dalam menyerap ilmu di dalamnya. jangan lantas karena anda tidak berhasil menemukan ilmu di dalamnya maka anda merasa berhak menghakimi bahwa orang lain sama tidak pekanya seperti anda. saya bisa mendapatkan ilmu dari situ. kalo anda tidak? wah, tanyakan diri anda sendiri. jgn lantas menyalah2kan kalo ada orang lain yang responnya lebih peka ketimbang anda.

kalo kita mau menyadari, seluruh isi jagat raya ini menunjukkan kekuasaan Allah, kok. dan tetap ada ilmu (baik agama maupun dunia) yang bisa kita dapatkan di dalamnya, bahkan dalam daging babi ataupun khamr ;)

mau bilang daging babi dan khamr tidak mengandung ilmu? tanyakan lagi kepekaan anda sendiri :lol:

kepekaan, mas. sekali lagi, kepekaan :mrgreen:</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ Lukman Hakim</p>
<p>saya balik saja, bisa disebutkan kapan Allah mengharamkan film?</p>
<p>kalopun ada prosesnya yg tidak disetujui, yang hendak anda tolak, bukan berarti kalo dlm film tersebut Allah tidak bisa menurunkan hidayah kepada hambanya, kan?</p>
<p>padahal lewat benda yang jelas2 haram aja Allah bisa menurunkan hidayahnya, kok. apalagi lewat barang yg halal-haramnya masih diperdebatkan seperti skrg ini.</p>
<p>ingat cerita tentang pemabuk yang dihardik Umar yang bertobat kemudian tempat khamr-nya yg diperiksa Umar berubah menjadi berisi madu?</p>
<p>@ sunniy</p>
<p>jadi tetap menolak, mas? walopun Allah sudah memberikan hidayahnya, Anda masih tetap menolak tentang hal itu? saya nggak ikut2an deh kalo gitu. saya nggak berani sombong menentukan kalo hidayah Allah tidak bisa didapatkan dari tempat yang menurut Anda adalah tempat maksiat. saya nggak berani ngatur2 Allah itu harus menurunkan hidayahnya di mana.</p>
<p>eh, ya, kalo anda menganggap novel AAC tidak ada ilmunya, maka tanyakan kepekaan Anda dalam menyerap ilmu di dalamnya. jangan lantas karena anda tidak berhasil menemukan ilmu di dalamnya maka anda merasa berhak menghakimi bahwa orang lain sama tidak pekanya seperti anda. saya bisa mendapatkan ilmu dari situ. kalo anda tidak? wah, tanyakan diri anda sendiri. jgn lantas menyalah2kan kalo ada orang lain yang responnya lebih peka ketimbang anda.</p>
<p>kalo kita mau menyadari, seluruh isi jagat raya ini menunjukkan kekuasaan Allah, kok. dan tetap ada ilmu (baik agama maupun dunia) yang bisa kita dapatkan di dalamnya, bahkan dalam daging babi ataupun khamr <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>mau bilang daging babi dan khamr tidak mengandung ilmu? tanyakan lagi kepekaan anda sendiri <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>kepekaan, mas. sekali lagi, kepekaan <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: sunniy</title>
		<link>http://ruanghakim.wordpress.com/2008/01/21/ayat-ayat-setan-berkedok-ayat-ayat-cinta/#comment-583</link>
		<dc:creator>sunniy</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Jun 2008 05:57:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ruanghakim.wordpress.com/2008/01/21/ayat-ayat-setan-berkedok-ayat-ayat-cinta/#comment-583</guid>
		<description>Bagaimana dengan AAC via novel. 

Maka ini sungguh jauh dari cara menjemput hidayah. Seorang Muslim sejati seharusnya paham bahwa rujukan dalam agama adalah kitabullan wa sunnah (Al Quran dan hadits). Seyogyanya ia membaca Al Quran, atau membaca kitab hadits yang sekarang sudah diterjemahkan, juga buku-buku ilmu para ulama Ahlus Sunnah yang sudah banyak diterjemahkan, dan bukannya membaca novel.

tanda seorang mendapat hidayah adalah ia lebih mencintai al ilmu, hatinya lebih bersemangat dalam menuntut ilmu. Kembalilah menuntut ilmu dan cintailah ulama Islam. wallahu a&#039;lam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bagaimana dengan AAC via novel. </p>
<p>Maka ini sungguh jauh dari cara menjemput hidayah. Seorang Muslim sejati seharusnya paham bahwa rujukan dalam agama adalah kitabullan wa sunnah (Al Quran dan hadits). Seyogyanya ia membaca Al Quran, atau membaca kitab hadits yang sekarang sudah diterjemahkan, juga buku-buku ilmu para ulama Ahlus Sunnah yang sudah banyak diterjemahkan, dan bukannya membaca novel.</p>
<p>tanda seorang mendapat hidayah adalah ia lebih mencintai al ilmu, hatinya lebih bersemangat dalam menuntut ilmu. Kembalilah menuntut ilmu dan cintailah ulama Islam. wallahu a&#8217;lam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
