www.ruanghakim.co.cc

Film Fitna -Pemerintah Kita Telah Mengambil Sikap-

Posted by: kelukman on: April 1, 2008

“Islam itu tinggi dan tidak ada yang lebih tinggi dari Islam”.

Alhamdulillah, tidak ada satupun reaksi yang menilai positif tentang penayangan film Fitna. Film yang dipersembahkan oleh seorang politisi Belanda ini berisikan tayangan yang -inginnya- memburukkan citra Islam. Aneh memang, dari segi apa mereka coba memburukkan agama ini. Kecuali dengan kebohongan-kebohongan, kebencian-kebencian, kejahilan-kejahilan, maka tak kan pernah ada hasilnya. Kasihan, letih mereka mencari celah untuk merendahkan dan meruntuhkan nilai-nilai Islam. Tak ada hasil. Karena kenyataannya, hampir seluruh lapisan masyarakat yang telah mengetahui film tersebut mengecamnya. Alhamdulillah, tidak terlihat sedikitpun yang senang atau berlagak sok berpikiran luas yang coba menilai sah-sah saja keberadaan film tersebut. Kalaupun ada, demi Allah tidak sedikitpun mengurangi nilai Islam di mata orang-orang yang berakal. Tidak sedikitpun. 

Dan yang patut disyukuri adalah, bahwa film tersebut telah mendapat larangan dari pemerintah kita untuk tayang di Indonesia. Semoga juga di seluruh dunia. Semoga Allah melindungi dan menjaga mereka.

Berikut pernyataan yang disampaikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Kepresidenan, Senin 31 Maret 2008.

“Setelah memantau dan mengikuti reaksi dari banyak pihak pada tingkat dunia maupun di Indonesia sendiri menyangkut pembuatan dan penayangan film Fitna, saya perlu menyampaikan posisi dan langkah-langkah pemerintah Indonesia ke depan. Meskipun pemerintah dalam hal ini Departemen Luar Negeri telah secara resmi menyampaikan kecaman pembuatan film Fitna oleh politisi ekstrem Belanda Geert Wilders, guna mencegah terjadinya gangguan terhadap kerukunan antar umat beragama di negeri kita, dan reaksi-reaksi lain yang mengancam keamanan dan ketertiban umum, maka pemerintah Indonesia, pertama melarang penayangan film Fitna tersebut di Indonesia.

Kedua, kata Presiden, menghimbau pemerintah dan parlemen Belanda untuk berupaya menghentikan penayangan film itu. “Ketiga, melalui Menteri Hukum dan HAM, pemerintah mencekal kunjungan Geert Wilders ke Indonesia apabila yang bersangkutan ingin berkunjung ke Indonesia. Keempat, melalui Menteri Komunikasi dan Informatika, pemerintah berharap kepada internet provider agar film Fitna tersebut tidak ditayangkan dalam situs internet. Kelima, menghimbau seluruh media internasional untuk tidak menayangkan film itu karena akan menganggu hubungan antar umat beragama dan harmoni antar peradaban pada tingkat global,” kata Presiden.

5 Tanggapan ke "Film Fitna -Pemerintah Kita Telah Mengambil Sikap-"

yang penting kita bersama harus menunjukan bahwa umat islam yang sama dengan apa yg ada di film tersebut..

orang-orang barat bisanya cuma maen gertak doank. ntar kalow bener2 di ekspansi sama imam Almahdi yang akan segera datang. maka sebenarnya mereka hanya pecundang tulen.

kita juga orang islam di sini bisanya juga maen gertak doank, udah gitu gertaknya gw mempan lagi :P

yah kalo cuma bisa demo doa ma menghujat aja ya enggak bakal ngefek tuh.
balas dong dengan yang lebih canggih.
kita itu telat loh demo demo tapi filmnya dah dilihat banyak orang.
mending diam saja juga sama aja.
aku yakin si wilder itu juga tau kalo kita umat islam bisanya cuma marah demo berdoa dan mengutuk saja.
makanya dia sante sante aja bikin film itu fitna ma kelanjutannya.

yang jelas parah deh kita umat islam besar mayoritas tapi enggak bisa apa apa.
kita enggak bakal menang deh sama umat kafir yang pintar berteknologi dan diam namun menghanyutkan.
mau tau kenapa?

KARENA KITA MEMANG BODOH
ULAMA2 KITA LEBIH SUKA KEMBALI KE JAMAN BATU DAN MERIBUTKAN PERKARA YANG SEBENARNYA 3ENGGAK PENTING.
PADAHAL YANG KAFIR AJA AMBIL ILMUNYA JUGA DARI AL QURAN TUH.

Tinggalkan Balasan

Statistik

  • 17,341 users

RSS Abu Salma M. Fachrozi

  • Buat Para Istri
    Buat Para Istri Oleh : Mazin bin Abdul Karim Al Farih Berikut ini sepuluh wasiat untuk wanita, untuk istri, untuk ibu rumah tangga dan ibunya anak-anak yang ingin menjadikan rumahnya sebagai pondok yang tenang dan tempat nan aman yang dipenuhi cinta dan kasih sayang, ketenangan dan kelembutan. Wahai wanita mukminah! Sepuluh wasiat ini aku persembahkan unt […]
    Abu Salma Mohamad Fachrurozi
  • Sikap Jantan Dalam Mengakui Kesalahan lalu Kembali Kepada Kebenaran
    Sikap Jantan Dalam Mengakui Kesalahan lalu Kembali Kepada Kebenaran Penulis: Asy Syaikh Shalih bin Abdul Aziz Alu Asy Syaikh Kembali kepada kebenaran adalah suatu fadhilah, sedangkan bertahan dalam kesalahan adalah kehinaan. Seringkali terjadi perselisihan antara dua orang karena adanya kesalahan, apakah kesalahan itu terdapat pada kedua belah pihak atau […]
    Abu Salma Mohamad Fachrurozi
  • Mereka Menghendaki Banyak Sesembahan
    Mereka Menghendaki Banyak Sesembahan Oleh : Abu Salma Ibnu Rosyid Kurang lebih satu bulan yang lalu saya mendapatkan sms dari pembaca blog tercinta ini yang intinya menasehatkan kepada saya dan salafiyun secara umum untuk meninggalkan memperingatkan kaum muslimin terhadap syirik dan bid’ah. Melarang salafyun membahas syirik dan bid’ah. Rupa-rupanya termas […]
    Abu Salma Mohamad Fachrurozi

RSS Sunniy Salafiy

  • Antara Seorang Manager Dengan Buruh Pabrik
    Abu Harun As Salafy Pernahkah engkau melihat pekerjaan seorang manager? Duduk di belakang meja menghadap laptop/notebook, menganalisa data, jika ada yang kurang beres hanya menyuruh teamnya untuk mengecek hal itu. Jika ada yang diperlukan tinggal panggil adminnya untuk menyediakan datanya. Fasilitasnya lengkap dengan internet 24 jam, telepon, HP atau BlackBe […]
    Admin Blog Sunniy Salafy
  • Ayo Ikut Aku Menemui Istrimu, ‘Aina
    Al Ustadz Abu Zaky bin Muchtar Dari Tsabit Al Banani Rahimahullah dia menceritakan, ada seorang pemuda yang terlibat dalam sebuah peperangan. Pemuda tersebut begitu kuat keinginannya untuk menjadi seorang syuhada. Entah berapa peperangan yang telah ia ikuti namun syahid tak kunjung menyapanya. Sehingga pemuda itu bertekad jika dalam peperangan ini dirinya ti […]
    Admin Blog Sunniy Salafy
  • Wanita Muslimah Harus Memelihara Rambutnya dan Membiarkannya Panjang
    Syaikh Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al Fauzan Wanita Muslimah harus memelihara rambutnya dan membiarkannya panjang, dan haram mencukur atau memotong kecuali karena darurat. Syaikh Muhammad bin Ibrahim Alu Syaikh Rahimahullah, Mufti kerajaan Saudi Arabia berkata, "Rambut kepala wanita tidak boleh dicukur (dipotong), berdasarkan hadits yang diriwayatkan […]
    Admin Blog Sunniy Salafy

LINK SAHABAT

Promosi Author