www.ruanghakim.co.cc

Film Fitna -Pemerintah Kita Telah Mengambil Sikap-

Posted by: kelukman on: April 1, 2008

“Islam itu tinggi dan tidak ada yang lebih tinggi dari Islam”.

Alhamdulillah, tidak ada satupun reaksi yang menilai positif tentang penayangan film Fitna. Film yang dipersembahkan oleh seorang politisi Belanda ini berisikan tayangan yang -inginnya- memburukkan citra Islam. Aneh memang, dari segi apa mereka coba memburukkan agama ini. Kecuali dengan kebohongan-kebohongan, kebencian-kebencian, kejahilan-kejahilan, maka tak kan pernah ada hasilnya. Kasihan, letih mereka mencari celah untuk merendahkan dan meruntuhkan nilai-nilai Islam. Tak ada hasil. Karena kenyataannya, hampir seluruh lapisan masyarakat yang telah mengetahui film tersebut mengecamnya. Alhamdulillah, tidak terlihat sedikitpun yang senang atau berlagak sok berpikiran luas yang coba menilai sah-sah saja keberadaan film tersebut. Kalaupun ada, demi Allah tidak sedikitpun mengurangi nilai Islam di mata orang-orang yang berakal. Tidak sedikitpun. 
Baca entri selengkapnya »

Doa

Posted by: kelukman on: Maret 7, 2008

“Ya Allah, semoga Engkau tidak menghukumku karena apa yang mereka katakan. Ampunilah aku atas apa yang tidak mereka ketahui. Dan jadikanlah aku lebih baik daripada yang mereka perkirakan”.

(HR. Bukhori)

Matahari Mengelilingi Bumi?

Posted by: kelukman on: Maret 6, 2008

Matahari mengelilingi bumi?

Kalimat itu begitu menggelikan didengar di telinga kita. Karena, tidak pernah sedikitpun kita mendengarnya sejak duduk di bangku sekolah terendah (SD dan setingkat) sampai perguruan tinggi. Yang ada, bumi yang mengelilingi matahari. Dan hal itu, sudah begitu dijelaskan di banyak buku-buku yang mempelajari tentang tata surya, atau angkasa secara umum. Pembahasan akan hal ini banyak ditemukan di beberapa blog, di antaranya:harrysufehmi, abdurrahman, musadiqmarhaban, dan lain-lain.

Namun yang menarik ketika saya membuka salah satu blog dalam menilai pernyataan tersebut:

Dari apa yang saya baca, menurut saya yang paling mengganggu bukanlah statemen bahwa “matahari mengelilingi Bumi” melainkan bagaimana mereka menafsirkan ayat Alqur’an untuk menjelaskan fenomena alam. Tampaknya kesimpulan ini juga bukan semata-mata hasil pemikiran si penulis, melainkan suatu pemahaman di lingkungan (aliran?) islam tertentu. Menurut saya agak sulit jika kita mendebat pendapat ini (kepada mereka) melalui bukti-bukti empiris, apalagi bukti yang di peroleh dari “ilmuwan kafir”. Baca entri selengkapnya »

Bismillahirrohmanirrohim

Alhamdulillah, sebelumnya saya ingin menjelaskan satu hal. Bahwa, judul tulisan ini bukan bermaksud merubah pengertian dari judul artikel sebelumnya, yaitu Film Ayat-Ayat Cinta -Lebih Berbahaya Dari Film Maksiat-. Saya bersyukur, bahwa tulisan tersebut mendapat respon yang cukup banyak dari pembaca. Sehingga, ketika saya berusaha telah merubah judul aslinya menjadi Film Ayat-Ayat Cinta -sebuah bahan renungan-, saya berharap agar tidak ada lagi kesalah pahaman dari pembaca ketika membaca tulisan tersebut. Namun, saya sendiri heran ketika sign in ke wordpress saya lihat ada artikel yang mendapatkan respon terbanyak dengan judul yang hampir sama dengan judul artikel yang saya buat. Ketika saya buka di blog yang memasang artikel tersebut, ternyata memang benar bahwa tulisan tersebut merupakan hasil salinan dari artikel yang saya tulis. Dan memang, pemilik blog tersebut telah menyebutkan bahwa tulisannya merupakan hasil analisa dari saya. Namun, terus terang saya belum menyetujui pemilik blog tersebut untuk memasang artikel dari saya. Karena, saya khawatir ia akan membuka forum tanya jawab di sana. Sementara, ia menjelaskannya bukan seperti yang saya maksudkan. Semoga Allah menjaga dari hal tersebut. Dan semoga polemik tentang judul artikel tersebut dapat berakhir dengan baik. Baca entri selengkapnya »

Nge-blog itu Bid’ah!?

Posted by: kelukman on: Maret 3, 2008

Bismillahirrohmanirrohim

Banyaknya artikel yang membahas suatu bid’ah yang sudah melekat di kalangan masyarakat kita, menjadikan kata bid’ah sebagai suatu hal begitu sulit dimengerti padahal yang sebenarnya cukup mudah untuk dimengerti. Ada yang memang benar-benar belum mengerti tentang definisi bid’ah, ada juga orang yang sengaja untuk menyelewengakan (mempermainkan) kata bid’ah padahal ia mengerti, ada juga orang yang menjadi bingung karena terpengaruh oleh jenis orang yang kedua tadi.

Ada yang bertanya, “Main komputer bid’ah dong?” (Entahlah, apakah ia memang belum mengerti tentang definisi bid’ah, atau ia sengaja mempermainkan akalnya sendiri. Semoga Allah memberikan kepada kita hidayahNya). Ada lagi yang lain, “Naik mobil, bid’ah ya?”. Kalau begitu penilaiannya, mengapa tidak sekalian saja rumah, merek sepatu, merek sandal, pulpen, tip eks, dan lain-lainnya dianggap bid’ah karena tidak ada atau tidak sama dengan Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam dan juga para sahabat rodiyallohu ‘anhum.

Tidak perlu melebar pembahasan ke mana-mana, karena sekarang kita fokuskan pada permasalahan nge-blog. Insya Allah, meskipun hanya membahas apakah blog itu bid’ah permasalahan lainnya pun akan menjadi lebih jelas.

Sebelum menentukan apakah nge-blog itu bid’ah atau tidak, akan lebih mudah dimengerti jika kita tahu tentang apa itu bid’ah terlebih dahulu.

Dalam hal ini, Syaikh Abdurrahman bin Nashir As Sa’di rohimahulloh telah menjelaskannya sebagai berikut:

“Bid`ah adalah perkara yang diada-adakan dalam agama. Sesungguhnya agama itu adalah apa yang datangnya dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam sebagaimana termaktub dalam Al Qur’an dan As Sunnah. Dengan demikian apa yang ditunjukkan oleh Al Qur’an dan As Sunnah itulah agama dan apa yang menyelisihi Al Qur’an dan As Sunnah berarti perkara itu adalah bid`ah. Ini merupakan defenisi yang mencakup dalam penjabaran arti bid`ah. Sementara bid`ah itu dari sisi keadaannya terbagi dua :

Pertama : Bid`ah I’tiqad (bid`ah yang bersangkutan dengan keyakinan)
Bid`ah ini juga diistilahkan bid`ah qauliyah (bid`ah dalam hal pendapat) dan yang menjadi patokannya adalah sabda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam yang diriwayatkan dalam kitab sunan :
“Umat ini akan terpecah menjadi 73 golongan, semuanya berada dalam neraka kecuali satu golongan”.
Para shahabat bertanya : “Siapa golongan yang satu itu wahai Rasulullah ?.
Beliau menjawab : “Mereka yang berpegang dengan apa yang aku berada di atasnya pada hari ini dan juga para shahabatku”.

Yang selamat dari perbuatan bid`ah ini hanyalah ahlus sunnah wal jama`ah yang mereka itu berpegang dengan ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dan apa yang dipegangi oleh para shahabat radliallahu anhum dalam perkara ushul (pokok) secara keseluruhannya, pokok-pokok tauhid , masalah kerasulan (kenabian), takdir, masalah-masalah iman dan selainnya.

Sementara yang selain mereka dari kelompok sempalan (yang menyempal/keluar dari jalan yang benar) seperti Khawarij, Mu`tazilah, Jahmiyah, Qadariyah, Rafidhah, Murji`ah dan pecahan dari kelompok-kelompok ini , semuanya merupakan ahlul bid`ah dalam perkara i`tiqad. Dan hukum yang dijatuhkan kepada mereka berbeda-beda, sesuai dengan jauh dekatnya mereka dari pokok-pokok agama, sesuai dengan keyakinan atau penafsiran mereka, dan sesuai dengan selamat tidaknya ahlus sunnah dari kejelekan pendapat dan perbuatan mereka. Dan perincian dalam permasalahan ini sangatlah panjang untuk dibawakan di sini.

Kedua : Bid`ah Amaliyah (bid`ah yang bersangkutan dengan amalan ibadah)
Bid`ah amaliyah adalah penetapan satu ibadah dalam agama ini padahal ibadah tersebut tidak disyariatkan oleh Allah dan Rasul-Nya. Dan perlu diketahui bahwasanya setiap ibadah yang tidak diperintahkan oleh Penetap syariat (yakni Allah ta`ala) baik perintah itu wajib ataupun mustahab (sunnah) maka itu adalah bid`ah amaliyah dan masuk dalam sabda nabi shallallahu alaihi wasallam :
“Siapa yang mengamalkan suatu amalan yang tidak di atas perintah kami maka amalannya itu tertolak”.
Karena itulah termasuk kaidah yang dipegangi oleh para imam termasuk Imam Ahmad rahimahullah dan selain beliau menyatakan :
“Ibadah itu pada asalnya terlarang (tidak boleh dikerjakan)”

Yakni tidak boleh menetapkan/mensyariatkan satu ibadah kecuali apa yang disyariatkan oleh Allah dan Rasul-Nya.
Dan mereka menyatakan pula :
“Muamalah dan adat (kebiasaan) itu pada asalnya dibolehkan (tidak dilarang)”

Oleh karena itu tidak boleh mengharamkan sesuatu dari muamalah dan adat tersebut kecuali apa yang Allah ta`ala dan rasul-Nya haramkan. Sehingga termasuk dari kebodohan bila mengklaim sebagian adat yang bukan ibadah sebagai bid`ah yang tidak boleh dikerjakan, padahal perkaranya sebaliknya (yakni adat bisa dilakukan) maka yang menghukumi adat itu dengan larangan dan pengharaman dia adalah ahlu bid`ah (mubtadi). Dengan demikian, tidak boleh mengharamkan satu adat kecuali apa yang diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya.

Dan adat itu sendiri terbagi tiga :
Pertama : yang membantu mewujudkan perkara kebaikan dan ketaatan maka adat seperti ini termasuk amalan qurbah (yang mendekatkan diri kepada Allah).
Kedua : yang membantu/mengantarkan kepada perbuatan dosa dan permusuhan maka adat seperti ini termasuk perkara yang diharamkan.
Ketiga : adat yang tidak masuk dalam bagian pertama dan kedua (yakni tidak masuk dalam amalan qurbah dan tidak pula masuk dalam perkara yang diharamkan) maka adat seperti ini mubah (boleh dikerjakan). Wallahu a`lam.
(Al Fatawa As Sa`diyah, hal. 63-64 sebagaimana dinukil dalam Fatawa Al Mar’ah Al Muslimah)

Begitulah penjelasan para ulama tentang bid’ah. Jadi, bukan setiap apa-apa yang tidak ada pada masa Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam dianggap bid’ah. Namun, jika hal tersebut merupakan bagian dari yang menyangkut dengan keyakinan, ibadah, dan lainnya yang memang telah ditetapkan oleh Allah dan RosulNya, apakah itu wajib, sunnah, halal, haram, makruh, mubah namun kita tidak mengikutinya maka itulah bid’ah. Juga, ibadah apapun yang tidak pernah diperintahkan oleh Allah atau tidak dicontohkan oleh Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam namun kita mengerjakannya hanya karena menganggap sebagai ibadah, itupun merupakan bid’ah.

Dan kaitannya dengan blog, bahwa blog itu merupakan sarana/fasilitas yang sifat awalnya adalah mubah. Sama seperti mobil atau bis. Jika kita menggunakannya untuk menabrak orang, atau merusak jalanan maka itu yang dilarang. Namun, jika kita menggunakannya untuk hal-hal yang tidak ada larangan di dalamnya maka silakan saja memiliki mobil atau sepeda motor. Begitupun dengan komputer/internet. Jika digunakan terus menerus hingga melalaikan waktu ibadah, maka itu yang dilarang.

Internet, yang di dalamnya terdapat gambar, situs-situs dengan ajakan kekafiran, atau pemikiran sesat lainnya. Perlu diketahui, jika kita membuka satu situs, maka situs yang lain tidak akan terbuka. Artinya, satu situs yang dibuka itulah yang kita lihat. Dua situs yang kita buka, itulah yang kita lihat dan kita baca, kalau tiga situs yang dibuka maka tiga situs yang dilihat. Pengunaan blog/internet itu tergantung pemakaian kita. Tidak tiba-tiba datang situs yang di dalamnya banyak gambar makhluk, situs berpemikiran sesat/kafir. Alhamdulillah, yang tampil di hadapan kita hanyalah yang kita pilih untuk tampil.

Hal seperti ini sama persis ketika kita masuk ke dalam toko buku. Ada banyak buku di sana. Ada yang sifatnya biasa saja (tidak berbahaya dan tidak bermanfaat), ada yang bermanfaat, dan ada juga yang berbahaya jika dibaca. Tergantung bagaimana kita menyukai buku bacaan tersebut.

Buku-buku atau blog yang penuh dengan tulisan-tulisan bermanfaat adalah hal yang sangat bagus untuk dibaca.

Karena buku atau blog bukanlah suatu syarat, rukun, atau satu kewajiban dari dakwah. Melainkan isi dari yang ingin disampaikanlah yang menjadi patokannya. Karena, hal itulah yang menyangkut dengan keyakinan. Apakah menyesatkan atau mengikuti jalan ulama?.

Wallahu a’lam.

Penjelasan bid’ah diambil dari: http://www.asysyariah.com/syariah.php?menu=detil&id_online=29

Kasih Sayang Terhadap Perempuan Hanya Ada Dalam Islam

Posted by: kelukman on: Maret 3, 2008

Bismillahirrohmanirrohim.

Lagi, banyak kesalahpahaman orang-orang dalam menilai Islam terhadap perempuan. Tidak lain, itu merupakan ulah dari musuh-musuh Islam yang ingin menghembuskan angin kebencian orang-orang secara umum terhadap Islam, maupun kaum muslimin secara khususnya.

Sehingga, semoga tulisan ini dapat menangkal hembusan angin tersebut. Dan memohon kepada Allah agar ditiupkan kepadanya kelembutan hati, dan memberikan kepadanya hidayah. Karena sesungguhnya, Islam adalah rahmat bagi seluruh alam. Baca entri selengkapnya »

JIL (Islam Liberal) Menurut Islam

Posted by: kelukman on: Maret 1, 2008

Bismillah.

Jika ada yang mengatakan semua agama itu benar. Maka, ketahuilah dia itu gila. Gila? Kata itu masih lebih halus dari pada kata yang seharusnya ia terima, yakni kafir. Dan salah satu tim dari sekian banyak gerakan yang mengkampanyekan pemikiran seperti itu adalah JIL (Jaringan “Islam” Liberal).

Walhamdulillah, sudah terlalu banyak pembahasan tentang organisasi ini. Paling tidak, blog ini telah menjadi satu dari sekian banyak yang menolak faham liberal tersebut.
Kebencian kita terhadap faham tersebut, tidak hanya membenci JIL secara namanya saja. Tetapi lebih jauh kita juga harus mengetahui siapa-siapa saja tokoh pengususng pemikiran ini. Sehingga, kita bisa terhindar dari syubhat-syubhat mereka.

Artikel ini diambil dari situs assalafy.
Semoga kita bisa mengambil manfaat darinya. Baca entri selengkapnya »

Antara suami dan orangtua

Posted by: kelukman on: Februari 26, 2008

Artikel ini diambil dari salafy.or.id.
Semoga bermanfaat!

Seorang wanita yang telah menikah dihadapkan pada dua perintah yang berbeda. Kedua orang tuanya memerintahkan suatu perkara mubah, sementara suaminya memerintahkan yang selainnya. Lantas yang mana yang harus ditaatinya, kedua orang tua atau suaminya? Mohon disertakan dalilnya!
Baca entri selengkapnya »

Hukum Membaca Novel dan Hal-hal Yang Melalaikan Ibadah

Posted by: kelukman on: Februari 22, 2008

Oleh: Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan

Pertanyaan:
Apa hukum membaca dan menulis kisah fiksi dan cerita yang bisa membangkitkan imajinasi? Dan apakah jika kisah-kisah ini membantu memperbaiki beragam masalah sosial, maka kisah-kisah ini diperbolehkan?
Baca entri selengkapnya »

Orang Islam ber-Valentine Day?

Posted by: kelukman on: Februari 15, 2008

Sempat berkunjung ke salah satu blog manfaat, dan mendapatkan artikel yang sangat bagus. Karena di sana diuraikan sebuah penjelasan yang bermanfaat bagi kaum muslimin seluruhnya. Karena, kata “Valentine” hampir sudah tidak asing lagi di telinga kita kaum muslimin. Burukkah mengenalnya, karena sudah terlanjur mendengarnya? Dan bagaimana jika kita ikut “merayakannya”?
Teringat akan Hadits Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam,
Dari Hudzaifah Ibnul Yaman radhiyallahu ‘anhu berkata, “Manusia bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tentang kebaikan, sedangkan aku bertanya kepada beliau tentang keburukan karena khawatir jangan-jangan menimpaku.

Dan bagaimana dengan “merayakannya”?
Simak penjelasan di bawah ini dan semoga bermanfaat.
Baca entri selengkapnya »

Statistik

  • 18,360 users

RSS Abu Salma M. Fachrozi

  • Musuh dalam Selimut
    Abu Salma Mohamad Fachrurozi
  • Agar Dada Seorang Hamba menjadi Lapang dan Bersinar
    Abu Salma Mohamad Fachrurozi
  • Permasalahan At-turots Telah Selesai
    Permasalahan At-turots Telah Selesai Mohon Maaf Kepada Para Komentator Oleh : Abu Salma Mohamad Fachrurozi Kepada seluruh pengunjung blog ini saya menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya berkenaan komentar-komentar para pembaca yang masuk kemudian kami hapus. Terkhusus komentar-komentar yang berkaitan dengan at-turots. Berdasarkan sumber dan komen […]
    Abu Salma Mohamad Fachrurozi

RSS Sunniy Salafiy

  • Dalil-Dalil Penetapan Adzab Kubur
    Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin Berkata penulis (Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah): Bisa jadi kenikmatan atau adzab kubur Di sini ada penetapan adzab kubur. Al Quran dan as Sunnah Rasul telah menerangkan demikian, bahkan kita katakan ijma’ kaum Muslimin. Dalil dalam al Quran Adapun dalam kitabullah, maka kisah 3 golongan yang dijelaskan di akhir sur […]
    Admin Blog Sunniy Salafy
  • Pertanyaan Alam Kubur
    Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin Berkata penulis (Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah): Maka dikatakan kepada mayit tersebut, "Siapa Rabbmu? dan apa agamamu? dan siapa nabimu?" Perkataan beliau, "Siapa Rabbmu?" Yakni siapakah Rabbmu yang telah menciptakanmu dan engkau beribadah kepada-Nya dan yang engkau khususkan dalam beribadah? terangku […]
    Admin Blog Sunniy Salafy
  • Hikmah Mengapa Manusia Tidak Mendengar Siksa Kubur
    Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin Berkata penulis (Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah): … kecuali manusia. Yakni bahwasanya manusia tidak mendengar teriakan tersebut (teriakan orang yang disiksa di dalam kubur) karena beberapa hikmah: Pertama: seperti yang diisyaratkan nabi Shallallahu’alaihi wasallam dengan perkataan beliau, "Kalaulah seanda […]
    Admin Blog Sunniy Salafy

LINK SAHABAT

Promosi Author