www.ruanghakim.co.cc

Terlalu meremehkan kesalahan, akhirnya tersamarkan!

Posted on: Januari 14, 2008

Bismillah

Kali ini, sedikit coba berpikir terhadap apa-apa yang sering terjadi di lingkungan kita. Entah itu cara berpikir ataupun hal-hal lainnya yang sebenarnya menjadi prinsip dalam menjalankan segala sesuatunya. Jika hal itu diterapkan dalam perkara yang sifatnya ringan, mungkin tidak berbahaya. Namun, jika diterapkan ke dalam agama ini (Islam). Saya yakin mereka tidak akan mampu, kecuali menurut persangkaan mereka saja. Kali ini, saya ingin menyoroti soal penggunaan bahasa kita (Indonesia). Banyak di antara kita yang salah dalam memilih kata, baik dalam bentuk tulisan maupun ucapan, ketika kita ingin menerangkan suatu hal.

Contohnya:

“Nanti malam saya akan mengadakan pengajian 40 hari kematian saudara saya di rumah saya , datang ya!”

Pengajian, kata dasarnya adalah kaji. Yang jika kita pahami dengan sebenarnya adalah menganalisa, memahami secara menyeluruh berdasarkan patokan-patokan yang berhubungan dengannya.

Sementara, yang dimaksud pengajian olehnya adalah hanya membaca bacaan-bacaan, baik Ayat-ayat Al Quran, sholawat dan dzikir-dzikir lainnya, bahkan hampir tidak mengerti apa yang dibaca. Apalagi untuk menganalisa atau memahaminya.

Sehingga, seharusnya jangan menggunakan kata “pengajian”, sebaiknya dipilih kata lain yang lebih pas. Bagaimana jika dengan “amalan bid’ah”. Saya rasa, itu lebih tepat.๐Ÿ™‚

Sehingga beginilah kalimat yang seharusnya:

“Nanti malam saya akan mengadakan amalan bid’ah 40 hari kematian saudara saya di rumah saya, datang ya!.

Masihkah ada yang mau mengamalkannya???

Bagaimana jika dalam hal ayat-ayat Allah, baik larangan maupun kewajiban, yang suka kita remehkan?

Bahkan mungkin, pemilihan kata yang saya ketik di atas banyak salahnya.

Wallahu a’lam!

2 Tanggapan to "Terlalu meremehkan kesalahan, akhirnya tersamarkan!"

boleh boleh saja anda berkeinginan seperti itu tetapi saudaraku… masyarakat muslim punya rasa dan punya hati… apakah kita tidak punya rasa dan punya hati untuk menyampaikan segala sesuatu.
untuk di cintai cintailah…untuk di sayangi sayangilah
yang anda maksud warga NU kan anda tahu secara mendalam atau tidak
tentang bidah anda pun bidah…sayidina muhamad ga pernah eksis di duni blog sementara anda eksis apa itu tidak bidah…
warga NU tidak pernah mewajibkan pengajian tahlilan hari ke 40 dll…tetapi hal hal sepertiitu kalau bisa membawa masyarakat untuk berbuat kebaikan mengapa tidak

Tumben kali ini saya setuju dengan anda
Tahlilan emang Bid ah
Yasinan juga ga boleh dianggep surat paling utama
Emang ga ada tuh 40 harian, 7 harian de el el
But..it there any way to tell them?
well.. that’s a job for us-who-know-and-understand, rite?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Statistik

  • 28,572 users

RSS Abu Salma M. Fachrozi

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Sunniy Salafiy

  • Haramnya Tathayyur (Anggapan Sial Karena Seseorang Atau Sesuatu)
    asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Aziz Sulaiman al-Qarโ€™awi Allah Subhanahu wa Taโ€™ala berfirman: ููŽุฅูุฐูŽุง ุฌูŽุงุกูŽุชู’ู‡ูู…ู ุงู„ู’ุญูŽุณูŽู†ูŽุฉู ู‚ูŽุงู„ููˆุง ู„ูŽู†ูŽุง ู‡ูŽุฐูู‡ู ูˆูŽุฅูู†ู’ ุชูุตูุจู’ู‡ูู…ู’ ุณูŽูŠูู‘ุฆูŽุฉูŒ ูŠูŽุทูŽู‘ูŠูŽู‘ุฑููˆุง ุจูู…ููˆุณูŽู‰ ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ู…ูŽุนูŽู‡ู ุฃูŽู„ุง ุฅูู†ูŽู‘ู…ูŽุง ุทูŽุงุฆูุฑูู‡ูู…ู’ ุนูู†ู’ุฏูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ูˆูŽู„ูŽูƒูู†ูŽู‘ ุฃูŽูƒู’ุซูŽุฑูŽู‡ูู…ู’ ู„ุง ูŠูŽุนู’ู„ูŽู…ููˆู†ูŽ โ€œKemudian apabila datang kepada mereka kemakmuran,โ€ฆRead more โ€บ […]
    Admin Blog Sunniy Salafy
  • Tidak Boleh Mengurungkan Hajat Karena Menganggap Sial Sesuatu
    asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Aziz Sulaiman al-Qarโ€™awi Imam Ahmad meriwayatkan hadits dari Ibnu Umar, bahwa Rasulullah Shallallahuโ€™alaihi wasallam bersabda: โ€œBarangsiapa yang thiyarah mengurungkan dia dari hajatnya maka ia telah berbuat syirikโ€, Para shahabat bertanya, โ€œLalu apa kaffarahnya?โ€, Rasulullah shallallahu โ€™alaihiโ€ฆRead more โ€บ
    Admin Blog Sunniy Salafy
  • Keutamaan Puasa Ramadhan dan Hikmah Pensyariatan Puasa Ramadhan
    Majmuโ€™ minal Ulama Keutamaannya Dari Abi Hurairah radhiyallahu โ€˜anhu dari Nabi shalallahu โ€˜alaihi wa sallam, beliau bersabda : ู…ูŽู†ู’ ู‚ูŽุงู…ูŽ ู„ูŽูŠู’ู„ูŽุฉูŽ ุงู„ู’ู‚ูŽุฏูŽุฑูŽ ุฅููŠู’ู…ูŽุงู†ุงู‹ ูˆูŽุงุญู’ุชูุณูŽุงุจุงู‹ ุบูููุฑูŽ ู„ูŽู‡ู ู…ูŽุง ุชูŽู‚ูŽุฏู‘ูŽู…ูŽ ู…ูู†ู’ ุฐูŽู†ู’ุจูู‡ูุŒ ูˆู…ูŽู†ู’ ุตูŽุงู…ูŽ ุฑูŽู…ูŽุถูŽุงู†ูŽ ุฅููŠู’ู…ูŽุงู†ู‹ุง ูˆูŽุงุญู’ุชูุณูŽุงุจู‹ุง ุบูููุฑูŽ ู„ูŽู‡ู ู…ูŽุง ุชูŽู‚ูŽุฏู‘ูŽู…ูŽ ู…ูู†ู’โ€ฆRead more โ€บ […]
    Admin Blog Sunniy Salafy

LINK SAHABAT

Promosi Author

%d blogger menyukai ini: