www.ruanghakim.co.cc

Larangan Ayat Al Qur’an Dijadikan Nada Dering

Posted on: Januari 21, 2008

Diambil dari:blog Anto Salafy
Dengan judul asli: Hati-hati dengan Nada Dering Handphone kita!

Apa hukum menggunakan adzan dan qira’ Alquran (murotal) dalam alarm/nada dering telepon (handphone) sebagai pengganti musik?

Berkata Al-Allamah Syaikh Shalih Bin Fauzan Al-Fauzan: Hal ini merupakan penghinaan atau termasuk merendahkan (penyalahgunaan) terhadap adzan, zikir, dan Alquran. Jadi, tidak seharusnya menjadikannya sebagai alarm (ring tones). Alquran tidak boleh dijadikan sebagai alarm/nada dering. Jika dikatakan: “Ini lebih baik daripada musik!” Bantahlah: “Ya, apakah kamu terpaksa dengan musik?! Tinggalkan musik dan taruhlah sesuatu yang ada sebagai ring tone, seperti bunyi normal. Sesuatu yang bukan mengandung musik ataupun yang mengandung Alquran. Sesuatu yang sederhana sebagai bunyi dering.

Fatwa Shaykh Shalih al-Fawzan dari kaset berjudul: Liqa’ Maftuh ma’a Asy-Syaikh Al-‘Allamah Shalih bin Fauzan Al-Fauzan (hafidhahullah) tanggal 10-23-1426 Hijriah.

Diterjemahkan oleh Abu Maulid

Sumber: http://www.fatwaislam.com/fis/index.cfm?scn=fd&ID=832

——————————————————————

Using Recitation of the Qur’aan as a Ring Tone Upon a Phone Question:What is your opinion regarding whoever places on the cell phone instead of Music, the Athaan or recitation of the Noble Qur’aan? Answer:This is degrading (or misusing) the Athaan, Thikr, and the Noble Qur’aan. So these should not be taken as alarms (i.e. ring tones). The Qur’aan is not to be taken for use as an alarm. It might be said: “This is better than music!” Ok, the music – are you forced to use it?! Leave the music, and put something that is an alarm tone (i.e. normal ringing). Something that does not contain music, nor does it contain Qur’aan. It should be a simple ring only.

Shaykh Saalih al-Fawzaan From a tape entitled: Liqaa’ Maftooh ma’a Ash-Shaikh Al-‘Allaamah Saalih bin Fawzaan Al-Fawzaan (hafidhahullaah). Dated 10-23-1426 Hijri. Translated by Aqeel Walker Upon http://www.Salafitalk.net
http://www.sahab.net/forums/showthread.php?threadid=344588

ما رأيكم فيمن يضع في الجوالِ بدلا مِن الموسيقى أذان أو قراءة القرآنِ الكريم؟


حكم استعمالِ الأذان والقرآن الكريم بدلا مِن الموسيقى في الجوالات
ما رأيكم فيمن يضع في الجوالِ بدلا مِن الموسيقى أذان أو قراءة القرآنِ الكريم؟
هذا امتهانٌ للأذانِ والذِّكر وللقرآن الكريم؛ فلا يُتخذ لأجل التنبيه.
ما يُتخذُ القرآنُ لأجل التنبيه؛ يُقال: هذا خيرٌ مِن الموسيقى ! طيب الموسيقا: أنت مُلزَم بها ؟!! اترك الموسيقى، ضع شيء منبِّه، لا فيه موسيقى، ولا فيه قرآن، منبه فقط.
[من شريط بعنوان: ” لقاء مفتوح مع الشيخ العلاّمة صالح بن فوزان الفوزان – حفظه الله- ” بتاريخ 23 -10-1426هـ].

Sumber: http://www.fatwaislam.com/fis/index.cfm?scn=fd&ID=832

5 Tanggapan to "Larangan Ayat Al Qur’an Dijadikan Nada Dering"

kalau saya, di HP saya pasang MP3 Ayat2 AlQuran buat didengarkan sebelum tidur, boleh gag bang?

Wallahu a’lam. Insya Allah boleh dan bermanfaat. Wallahu a’lam.

kalau saya pikir boleh-boleh saja soalnya itu bermanfaat, jangan nilai sesuatu dari negatifnya saja. Sebagai contoh Kita mendengarkan murotal Al-Qur’an itu juga kan baik. Tujuannya kan baik untuk mendengarkan ayat-ayat suci Allah SWT. Contoh lain mungkin sama, ialah masalah nada dering/ alarm jam kita. Kalau kita kaitkan fungsinya baik menurut saya, sebagai contoh alarm itu disetel untuk membangunkan kita dari tidur untuk shalat subuh. Sebaian orang mungkin susah bangun ketika mendengar suara adzan, justru itu disini nada alarm berbunyi ayat-ayat Allah sangat bermanfaat membangunkan seseorang untuk bangun dan shalat subuh. Terima kasih. Dan maaf bila argument saya ini kurang diterima, namun inilah kenyataan yang saya rasakan. Kita mesti beradaptasi dengan teknologi. Pokok yang terpenting adalah bagaimana Niat kita tentang apa yang hendak kita kerjakan. Wallahu a’lam

Ya betul, MP3 murottal Al Qur’an di HP kita memang bermanfaat. Namun, sebaiknya gunakan pada hal yang agaknya tidak memungkinkan dapat menjatuhkan kita kepada hal yang justeru bukan manfaat. Misalnya, kita menyengaja mendengarkannya ketika kita hendak tidur, atau sembaring mengiringi pekerjaan kita, atau yang lainnya. Insya Allah hal tersebut bermanfaat. Namun, jika ingin lebih amannya, sebaiknya gunakan MP3 player tersendiri untuk mendengarkan Al Qur’an. Karena kalau di Handphone, khawatir ketika kita mendengarkan Al Qur’an lalu ada panggilan masuk, sehingga potongan ayat Al Qur’an berhenti pada potongan ayat yang dapat merubah makna ayat. Wallahu a’lam.

assalamu’alaykum wrwb.
oh begitu mas luqman, terima kasih atas informasinya.

Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Maaf masih terkait dengan ayat al-quran yang dijadikan ring tone,saya mo tanya,apakah jika hanya satu ayat yang didengarkan juga sama tidak boleh, misalnya ‘ yasin’ kan jika hanya satu ayat maka tidak akan ada pemotongan ayat dan insya alloh tidak akan merubah makna dari ayat tersebut,bagaimana?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Statistik

  • 28,572 users

RSS Abu Salma M. Fachrozi

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Sunniy Salafiy

  • Haramnya Tathayyur (Anggapan Sial Karena Seseorang Atau Sesuatu)
    asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Aziz Sulaiman al-Qar’awi Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: فَإِذَا جَاءَتْهُمُ الْحَسَنَةُ قَالُوا لَنَا هَذِهِ وَإِنْ تُصِبْهُمْ سَيِّئَةٌ يَطَّيَّرُوا بِمُوسَى وَمَنْ مَعَهُ أَلا إِنَّمَا طَائِرُهُمْ عِنْدَ اللَّهِ وَلَكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لا يَعْلَمُونَ “Kemudian apabila datang kepada mereka kemakmuran,…Read more › […]
    Admin Blog Sunniy Salafy
  • Tidak Boleh Mengurungkan Hajat Karena Menganggap Sial Sesuatu
    asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Aziz Sulaiman al-Qar’awi Imam Ahmad meriwayatkan hadits dari Ibnu Umar, bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa yang thiyarah mengurungkan dia dari hajatnya maka ia telah berbuat syirik”, Para shahabat bertanya, “Lalu apa kaffarahnya?”, Rasulullah shallallahu ’alaihi…Read more ›
    Admin Blog Sunniy Salafy
  • Keutamaan Puasa Ramadhan dan Hikmah Pensyariatan Puasa Ramadhan
    Majmu’ minal Ulama Keutamaannya Dari Abi Hurairah radhiyallahu ‘anhu dari Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda : مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدَرَ إِيْمَاناً وَاحْتِسَاباً غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ، ومَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ…Read more › […]
    Admin Blog Sunniy Salafy

LINK SAHABAT

Promosi Author

%d blogger menyukai ini: